My soulmate
Tahun pertama pertemuan di bangku kuliah sebagai mahasiswa baru…cuek, serius, sedikit pendiam dan misterius….tapi sangat pintar debat, dan disegani oleh banyak teman dan dosen, itulah kesan pertamanya…duuuh hatiku berbunga bunga…
tahun kedua………..kita berteman…sering jalan berdua..telephon, makan bersama….dan akhirnya tak tahan kuungkapkan perasaanku…dia menolak..karena ternyata ada soulmate yang telah mengisi hatinya..duuuuhhh…
kesetiaan yang ingin kugoyahkan…tahun ke 3, 4 dia tetap menolakku..tapi kutetap mencitainya..mengejarnya..mendoakannya..dan menunggu……2 tahun sesudah itu kami berpisah…tidak ada lagi komunikasi, aku tak tau keadaanya..dan akupun mulai melupakannya karena penantianku terhenti oleh pemberian cinta dari yang lain, di tahun ke 7 suatu saat tanpa sengaja aku menatap seorang lelaki dalam perjalanan pulang disekitar lokasi kampus , 2 kali aku memalingkan wajah kearah lelaki itu dengan perasaan bergetar..
secara tiba2..tanpa terencana dan tanpa kutau terlebih dahulu siapa dia,.hehehe..ketika cerita yang sama ini kuceritakan kepada teman2ku..mereka sama seperti kalian yang penasaran mengetahui siapa lelaki itu…kuberitahu dialah soulmateku dalam 7 tahun penantianku yang sempat terhenti..cinta pada pandangan kedua itu adalah awal pertemuan kami kembali setelah 2 tahun terpisah..kamipun tertawa bersama lagi, makan bersama lagi, jalan kemana kami suka dan berdua…
sampai akhirnya
pengorbanan pengorbanan kecil mungkin..tapi sangat berarti bagiku…pengorbanan yang terbesar adalah ketika tanggal 8 agusutus 2006, soulmateku menyerah dengan semua cintanya padaku dalam ikatan tali pertunangan kami..dalam presentasi 75% dia mengikatkan hatinya hanya untukku..tanpa perlawanan..kalau kalian membaca cerita ini mungkin tidak ada yang istimewa..biasa dan banyak terjadi…namun yang membuat kisah ini beda..karena sampai saat inipun aku tidak pernah berhenti membagikan cerita ini kepada siapa saja yang kutemui. dan setiap kali aku bercerita..wajahku kata teman2 sangat berbinar binar..perasaanku bergetar..emosiku meluap luap dengan keharuan..dan perasaan yang masih sukar untuk percaya bahwa soulmateku adalah benar nyata bukan DEJAVU………………kepada kalian semua aku ingin katakannnnnnnnnn aku sangat mencintainyaaaaaaaaaaaa…..mencintai Gidion Gintingku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar